Friday, January 30, 2026

Koreksi Video Cedamah Mayjen TNI Dr. Ir. Pujo Widodo SE, SH Pada Pengajian Kebangsaan & Harlah NU Ke 100 Di PP. Tujfatutj Thullaab, Olumpumg-Sumircinde-Soko-Tuban-Jawa Timur, Kamus 22-1-2026 M

HARTABUTA :

Jum'ah, 30-1-2026 M. 

Sumber Video :

Sunan Bonang Punya Keturunan

https://youtu.be/VUd-7PHGaxY?si=v7yDTNutt_7FElNY



[30/1 20.44] SUHU PSPB RONGGOLAWEZ21: *💥☝️👳‍♀️👍🇲🇨🕋❤️⭐*


*💥 Video Ceramah Mayjen TNI Dr. Ir. Pujo Widodo, SE, SH, ST, MA, MDS, MSi ⭐*


*Agenda :*


*Pengajian Kebangsaan & Harlah NU ke 100 💥👳‍♀️👍🇲🇨🕋❤️⭐*


*Tempat :*


Halaman Utama Pondok Pesantren Thuhfatuth Thullaab, Plumpung - Sumurcinde - Soko -  Tuban - Jawa Timur. 


*HARTABUTA :*


Kamis, 22-1-2026 M. 


*Jam :*


10 WIB -- Selesai (± 17.00 WIB). 


*Perihal :*


* Kajian SUHU seperlunya saja, singkat & ringan tentang Ceramah Bapak Pujo Widodo yg ditayangkan via Video Tsb. 


👇



*Terkait ceramah Beliau betapa sangat pentingnya menjaga & pertahankan Marwah Para Tokoh Nusantara & NKRI serta NKRI Pancasila dari segala jenis : gangguan, rintangan, penggerogotan, pengrusakan, penghancuran & peniadaan,  SUHU mendukung full 100 ℅ 💥✅⭐*


* Akan tetapi ketika Beliau ceramah tentang *Para Tokoh Nusantara : Raja, Ratu, Tumenggung, Adipati, Dll. & Dzurriyyah Wali Songo,* SUHU hanya menerimanya maksimal 80 ℅ alias berarti tidaklah membenarkannya yg 20 ℅ dan minimal dalam *Tanda Petik*. 


* Para Tokoh Nusantara terutama *Pulau Jawa,* bahkan *Pulau "Bali, Madura, Sumatera & Kalimantan"*  memang benar saling terkait dalam *Lingkaran Rantai Emas Raksasa Keluarga Dekat*


* Dari proses simak & kaji, muncullah *Beberapa Catatan SUHU Atas Ceramah di Video tsb.* di antaranya :



*1.. Sunan Bonang Raden Mahduum Ibroohiim bin Sunan Ampel Raden Ahmad Rohmatullooh/ Raden 'Alii Rohmatullooh/ Raden Ahmad 'Alii Rohmatullooh, Ampel Denta Surabaya + (Nyai Ageng Manilo Condrowati Ar Ronggolaweyy binti Raden Tejo II Sayyid 'Abdur Rohmaan bin Sayyid Jalaaluddiin/ Syaich Makam Dowo, Doromukti-Tuban Kota) bin Sayyid Ibroohiim Asmoroqondyy + (Nyai Condro wulan - Puteri Champa)*.


Isteri II Sunan Ampel *Nyai Ageng Kariimah Ar Ronggolaweyy binti Sunan Bungkul Kembang Kuning Surabaya* itu juga masih *Dzurriyyahnya Raden Aryo Adhikoro Ronggolawe, Adipati I Tuban Era Raja I Mojopahit Raden Wijoyo*.


*Versi terkait Isteri & Dzurriyyah Sunan Bonang Raden Mahduum Ibroohiim :*


* Versi 1. Menikaah, Isteri belum tahu, punya anak cucu. 


* Versi 2. Menikaah, 4 Isteri, Versi Ghoib KH. Murtaji Tuban, punya anak cucu. 


* Versi 3. Menikaah, Isteri belum tahu, tidak punya anak cucu. 


* Versi 4. Tidak Pernah Menikaah, Hanya Mupon Keponakan2. 


* Kisah Masyhuurnya & Sisa Catatan Yg Ada, *Dewi Ruhil/ Dewi Ruhiil binti Sunan Bonang Raden Mahduum Ibroohiim Tuban Kota*.


* Maqoom/ Quburan/Maqbaroh Sunan Bonang Raden Mahduum Ibroohiim itu :


* Maqbaroh Petilasan Tempat Beliau Bercholwah Bermunaajah secara sepesial di Rembang - Jawa Tengah. 


* Maqbaroh Jasad setelah dibungkus *Kain Kafan Baru* pasca geger rebutan *Siapa Yg Berhak Memamakamkan Beliau*, Orang-Orang Tuban Vs Orang-Orang Bawean  ?!  ... Disepakati *Jasad Sunan Bonang di Tuban*, sedangkan *Lawonnya bin Kain Kafannya* dimakamkan di *Bawean.*


👇


*Intisarinya :*


* SUHU lebih percaya, *Sunan Bonang* itu punya *Isteri & BerAnak Cucu*, namun *Mata Rantai Emas Silsilahnya Kepaten Obor* karena ada *Pihak-Pihak  Tertentu* yg melenyapkannya, linknya diputus & dilenyapkan dg *Sejuta Alasan*. 


* Dalam hal tsb., SUHU menerima full penuturan Bapak Mayjen TNI Pujo Widodo di video di atas.


* Selebihnya ya tetaplah *WALLOOHU A'LAMU*  ... ! 


* Namun realitasnya sebagian *Generasi Now* baik yg Dzurriyyah Wali Songo maupun Bukan *Sebagian Sangat Percaya Sunan Bonang Tidak Pernah Menikaah dan Berketurunan*, bahkan *Marah Berat, Sangat Angkuh & Sangat Kaku Menyikapinya Karena Merasa Paling Benar Top Markotop*.



*2.  Versi Sumber Data Mayor, pertemuan Sunan Bonang Raden Mahduum Ibroohiim* dg  *Raden Syahiid Brandal Lokajoyo* sebelum menjadi *Sunan Kalijogo* itu bukanlah sadar gegara *Sunan Bonang ubah Daun menjadi Emas*, namun *Buah Kolang-Kaling Berubah Menjadi Emas*.



*3. Sultan Agung Hanyokrokusumo/ Sultan Agung Anyokrokusumo* bin *Sultan Mas Jolang Hanyokrowati/ Sultan Mas Jolang Anyokrowati/ Prabu Sedo Ing Krapyak* bin *Raden Danang Sutowijoyo Senopati Ing Ngalogo Sayyidin Panotogomo, Sultan I Mararam bin *Ki Ageng Pemanahan/ Raden Bagus Kacung/ Ki Ageng Mataram + Nyai Sabinah* yg merupakan sebagian *Dzurriyyah Walisongo Marga "Sayyid, Sayyidah, Syarif, Syariifah'* dan bukanlah dari *Marga Habiib, Habiibah* namun sebagian *Keturunannya Bercampur Dg Gen Habaaib Ba'Alawyy hingga Saat Ini.*


* Beliau di video tsb. sempat kepleset berucap *Sultan Agung Hanyokrowati* yg seharusnya *100 ℅ berucap Sultan Agung H Anyokrokusumo/ Sultan Agung Anyokrokusumo*. 


* Di video tsb. sempat kepleset berucap kayak tadi, SUHU *Sangat Harap Maklum karena bicara di depan Orang Banyak seringkali terjadi salah ucap padahal dalam Jiwa Raganya tidaklah seperti itu*.


* Tulisan huruf Jawa berakhiran O semi A berbunyi kayak *BOLO,  BOLOT, TELO, ALOT, KOLOT, SOROT* tidak berakhiran A. 


* Huruf Jawa untuk Nama Orang yg diawali Huruf A dalam Huruf Jawa tidak ada huruf A dan diganti dg huruf pertama *HO* :


1).  Hanyokrokusumo ejaan Aslinya *ANYOKROKUSUMO*.


2). Meski ditulis *Hanyakrakusuma* dalam ejaan Huruf Jawa, tetap dibaca *O Semi A*, tahu2 bergeser hingga kini menjadi murni dibaca *A Seluruhnya*.



*4. Tidak mungkin Para Raja Nusantara itu Keturunan Orang Asing.* 


* Jikalau yg dimaksudkan bukanlah Keturunan Orang Asing di Era Penjajahan Belanda itu *Benar Adanya* namun sebagian kecil Keturunannya yg tidak menjadi Raja & Ratu itu menikaah dg Orang Belanda "Era VOC Belanda & Era Pemerintah Hindia Belanda".


👇👇👇


*💥 Penutup ⭐*


Teruntuk *Para Leluhur PWI LS* baik termasuk *Barisan Gen Kandung atau Bukan, Gen Lurus atau Bukan, berAgama ISLAAM atau Bukan Namun Masuk Era Al Fathroh*  ... 


* *Al Faatihah 7x  ... 💥☝️👳‍♀️🇲🇨🕋❤️⭐*


و الحمد للّه ربّ العالمين

صلّى اللّه على محمّد

No comments:

Post a Comment

Tidak Beradablah, Para Tokoh Kenegaraan, 'Aalim 'Ulamaa" & Srsepuh Pinusepuh Dibikin Parodi Maunya Lucu-Lucuan

HARTABUTA : Sabtu, 31-1-2026 M.  [16/1 21.02] Yai Rofiiq: Buka TikTok untuk menonton postingan @𝐒𝐔𝐑𝐘𝐀𝐓𝐍𝐎🇮🇩🇮🇩☕☕ edisi spesial IND...